Minggu, 10 Maret 2019

Tren Kuliner Sehat ala Ubud, Seperti Apa?



KULINER SEHAT - Organic foods. Raw foods. Yoga and vegan food center. Banyak papan nama seperti itu yang saya temukan saat melintasi kawasan Ubud. Beberapa tahun silam, Ubud menjadi eskapisme wisatawan yang ingin menyepi dari hiruk-pikuk Kuta dan Seminyak Kini, Ubud tak lagi jadi pilihan. 

Ubud berdiri sendiri sebagai destinasi wellness kelas dunia, menawarkan aktivitas detoks jiwa-raga serta makanan organik dari tanah gemburnya. 

Konsep wellness mulai menggempur Bali sejak akhir tahun 2000-an, dan Ubud menjadi salah satu destinasi utamanya. Pada 2015, situs perjalanan Wego mencatat Bali dalam 15 besar destinasi wisata kesehatan terbaik di dunia.

Salah satu jenis wellness yang paling identik dengan Ubud adalah kuliner. Ubud kini menjadi sentra kuliner sehat, organik, raw, hingga vegan. Anda dengan mudah bisa menemukan restoran yang menyajikan jenis makanan tersebut di Ubud.  

Dimulai dari warga lokal 

Tren tersebut hadir, tak lain tak bukan, dari warga lokal sendiri. Saat menginap di COMO Shambhala Estate, Ubud, beberapa waktu lalu, KompasTravel mengikuti aktivitas morning jog pada pagi hari. 

Pemandu saya waktu itu bernama Mudra, yang telah 15 tahun bekerja di COMO Shambhala Estate. Pada pagi yang cerah itu, bersama sepasang turis asal India, kami membelah pesawahan dan menyusuri jalanan kampung Desa Begawan. Mudra dengan murah hati mengajak kami masuk ke kompleks rumahnya.  


Rumah warga Bali biasanya merupakan satu kompleks besar dengan 4-5 bangunan (termasuk sebuah pura keluarga). Di bagian belakang rumah, biasanya warga Bali memiliki peternakan sendiri. 

Hewan yang diternakkan antara lain ayam, bebek, babi, sampai sapi (tidak untuk dikonsumsi, karena sapi adalah hewan sakral bagi penganut agama Hindu). 

Di pekarangan rumah itulah, warga Bali menanam berbagai bahan makanan. Mulai dari sayuran, buah-buahan, sampai bumbu dapur. “Semua bahan makanan ini tentu saja organik, tanpa pestisida, diambil dari halaman rumah kami sendiri,” tutur Mudra. 

Kuliner sehat 

Memangnya seperti apa tren kuliner sehat yang “dijual” oleh Ubud? Sally Halstead, Dip. H.E. selaku COMO Shambhala Wellness Manager mengatakan kuliner sehat pada dasarnya tidak harus raw, alias mentah. 

“Kuliner sehat itu menggabungkan berbagai nutrisi dalam jumlah yang pas, sesuai kebutuhan masing-masing orang,” tuturnya. COMO Shambhala Estate sebagai salah satu wellness center di dunia tentu menyuguhkan hal itu. 

COMO Shambhala Estate adalah tempat meracik semua menu makanan di COMO Shambala berbagai negara (Bali, Bhutan, Maladewa, Phuket, Turks and Caicos, Bangkok, London, Miami, Perth, dan Singapura). “Head chef kami bernama Chef Dewa, orang asli Bali. Dia yang meracik semua makanan sehat di COMO Shambhala,” tambah Sally. 


Semua masakan yang disajikan di COMO Shambhala Estate pun tentu organik, berasal dari perkebunan dan petani lokal. Anda bisa menyesuaikan menu selama menginap dengan mengambil Wellness Programme. 

Kudus House dan Restoran GLOW 

Ada dua restoran berbeda di COMO Shambhala Estate. Pertama adalah Kudus House. Seperti namanya, restoran ini berbentuk gebyok rumah khas Jawa yang masih sangat terawat. Pemilik COMO Hotels & Resorts, Cristina Ong, memang membawa rumah ini dari Jawa. 

Tanpa dipereteli. Selain tempat, pemandangan dari Kudus House juga spektakuler: perbukitan hijau tanpa satu pun bangunan, dengan suara gemuruh Sungai Ayung terdengar dari kejauhan. 


Kudus House memiliki spesialisasi masakan sehat khas Indonesia. Untuk sarapan, ada banyak pilihan menu antara lain: Whole wheat and flax seed waffles, vanilla yogurt and strawberries in rosella syrup Gluten-free banana French toast with whipped coconut tahini, coffee scented honey Smoked salmon with zucchini cake, dill, and lemon scented cottage cheese Wok-fried rice with chicken, sambal and vegetables with fried egg   Sementara untuk menu makan siang dan makan malam,

Kudus House menyuguhkan aneka masakan khas Indonesia seperti:  Fragrant beef oxtail soup with tomato, carrot, potato leek and black fungus mushroom Minced chicken, coconut and turmeric salad with moringa leaf and long beans Wok-fried tempeh, asparagus and mushrooms with sour plum sauce Marinated kingfish cooked in banana leaf parcels with mushrooms, tomato, red chili and lemon basil   Selama empat malam menginap di COMO Shambhala Estate, saya mencicipi hampir semua masakan di tempat ini. 

Selain Kudus House, ada pula restoran GLOW yang menyuguhkan makan siang dan makan malam dengan range menu Asian dan Western. “Semua masakan dari Chef Dewa menggabungkan unsur-unsur alam, berdasar pada keseimbangan, sehingga baik untuk tubuh kita,” tutur Sally.  

Beberapa masakan sehat yang bisa dicicipi di restoran GLOW antara lain: 

Super green goddess soybean hummus with seed crackers and vegetable crudité 

Raw tuna, soba noodles, radish and soybean salad with Japanese inspired dressing 

Butternut pumpkin and macadamia nut pizza with tomato, avocado, mango, and basil 

Beef burger, cheddar cheese, romato relish, pickles, and iceberg lettuce with 9-grain bun 

Grilled mahi-mahi with cucumber and melon gazpacho, heirloom tomatoes and olives   

Restoran GLOW juga menyajikan aneka dessert menyehatkan seperti: 

Trio of tropical fruit sorbets with tropical fruit and star fruit wafers 

Mango and passion fruit “cheese cake” with macadamia and coconut crust 

Caramelized coconut & banana crepes with coconut sorbet 

Spiced Indonesian layer cake with sweet tamarind, pumpkin, and cempaka ice cream   Salah satu masakan favorit saya adalah Jicama, pine nut, tofu maki rolls with shitake, cucumber, with wasabi tofu dipping sauce. 

Sementara untuk dessert, satu jenis yang menjadi favorit pelanggan adalah Flourless-dairy less chocolate coconut cake with coconut sorbet. 

Menu makanan sesuai Wellness Programme 

Di COMO Shambhala Estate, tamu bisa menyesuaikan menu makanan dengan kebutuhan tubuh mereka saat itu. Salah satu tamu asal Jakarta, Margaretha Untoro, datang untuk juice cleanse alias detoksifikasi menggunakan jus buah dan sayur. 

Hal ini tentu mendapat persetujuan dari pakar kesehatan di COMO Shambhala Estate. Jumlah dan jenis sayur serta buah yang dikonsumsi pun tak sembarangan, tergantung kebutuhan masing-masing orang. 

Wellness dari segi makanan disempurnakan oleh ragam aktivitas yang tersedia. Di COMO Shambhala Estate, tamu bisa mengikuti beragam aktivitas secara cuma-cuma. 

0 komentar:

Posting Komentar